Acara
tirakatan dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Kota Mungkid ke-35 Tahun 2019 yang
diselenggarakan pada malam hari ini terasa sangat istimewa karena di samping
menjadi momentum awal bagi saya bersama Wakil Bupati Magelang, Bapak Edi
Cahyana, SE., dalam menjalankan roda pemerintahan Kabupaten Magelang selama 5 (lima)
tahun ke depan, juga karena tirakatan kali ini bisa dihadiri oleh Almukarom Bapak
Gus Muwafiq dari Sleman Yogyakarta.
Sebuah penghargaan bagi kami dan segenap
warga masyarakat Kabupaten Magelang atas kehadiran beliau Bapak Gus Muwafiq
untuk memberikan petuah, nasehat, saran membangun serta mauidhoh hasanah yang sangat dinanti-nanti oleh semua yang hadir di
sini untuk Kota Mungkid yang lebih baik lag.
Nasehat-nasehat
beliau sangat kami tunggu dan nantikan karena 4 (empat) hari lagi, kita warga
masyarakat Kabupaten Magelang kembali akan memperingati Hari Ulang Tahun Kota
Mungkid yang kita cintai.
Sebagaimana
peringatan pada tahun-tahun sebelumnya, momen seperti ini merupakan saat yang
tepat bagi kita untuk melihat sejenak ke belakang, sekaligus mengevaluasi
kembali semangat juang kita dalam mengabdi dan melayani dengan dilandasi rasa
dan semangat cinta untuk mensejahterakan dan membahagiakan seluruh warga
masyarakat Kabupaten Magelang
Sejalan dengan tema yang diangkat dalam peringatan tahun
ini yaitu ”BEKERJA DENGAN CINTA UNTUK INDONESIA MENUJU BAHAGIA DAN SEJAHTERA”, tentunya
akan mampu mengusik hati kita, menggugah rasa kita, dan menyentuh pikiran kita
untuk bertanya : ”Sudah seberapa banyak
kerja dan karya yang sudah kita persembahkan demi kesejahteraan dan kebahagiaan
warga masyarakat Kabupaten Magelang ?”
Sehingga pada kesempatan yang sangat baik ini, saya
mengajak kepada hadirin sekalian serta seluruh komponen masyarakat tanpa
terkecuali, untuk terus bergandeng tangan dan bersatu padu dalam membangun
Kabupaten Magelang ke depan yang lebih sejahtera, lebih berdaya saing dan lebih
amanah sebagaimana telah kita cita-citakan bersama dalam 5 (lima) tahun ke
depan.
Selain itu, tema yang diusung tersebut hendaknya juga bisa
menjadi penyemangat atas komitmen kita untuk selalu
berusaha semakin keras dan bersinergi guna mewujudkan program-program kerja
kita.
Keberhasilan-keberhasilan yang telah kita capai bersama,
hendaknya tidak menjadikan kita berpuas diri, namun sebaliknya menjadi cambuk
bagi kita untuk semakin meningkatkan lagi jiwa pengabdian kita kepada
masyarakat Kabupaten Magelang.
Sedangkan kekurangan-kekurangan yang masih ada, agar
menjadi cermin bagi kita untuk bersama-sama memperbaikinya di waktu mendatang.***) Widodo Anwari, S.Sos