Kembali

Pengunjung Candi Borobudur Tidak Maksimal Akibat Cuaca Ekstrem

Jumlah pengunjung Candi Borobudur akhir-akhir ini tidak bisa maksimal akibat cuaca ekstrem, yakni hampir setiap hari turun hujan.

Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur, Chrisnamurti Adiningrum di Magelang, Senin, mengatakan hujan yang turun hampir setiap hari akhir-akhir ini berpengaruh pada jumlah kunjungan Candi Borobudur.(27/9)

"Kalau hujan deras tentu pengunjung yang sudah sampai Borobudur pun bisa tidak jadi membeli tiket," katanya usai lokakarya Peningkatan Kapasitas untuk Konservasi Kompleks Candi Borobudur dalam Kerangka Pengurangan Risiko Bencana.

 Ia mengimbau pada rombongan yang akan mengunjungi Candi Borobudur lebih baik datang pada pagi hari sehingga tidak terganggu oleh hujan sehingga bisa menikmati keindahan Borobudur dengan leluasa.

Pada September ini saat tengah hari biasanya sudah turun hujan sehingga pengunjung akan terganggu hujan jika datang siang hari. Ia memprediksi jika kondisi normal seharusnya jumlah pengunjung tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Namun, karena sering hujan maka berpengaruh pada jumlah kunjungan.

Ia mengatakan kunjungan wisatawan pada hari biasa, Senin-Jumat rata-rata sebanyak 3.000 orang per hari dan pada akhir pekan Sabtu dan Minggu pengunjung bisa mencapai 14.000 orang.

"Kunjungan sebagian besar anak sekolah, namun wisatawan mancanegara juga masih bagus meskipun sedikit menurun," katanya.

 Menurut dia tahun ini memang banyak hujan, namun pengunjung sudah cerdas mereka memilih waktu yang bagus untuk naik candi.***) widodo Anwari.