Â
  
Kota Mungkid
Tahun 2016 adalah tahun akselerasi atau percepatan pembangunan. Karena itu, jajaran DPRD diminta meningkatkan kerjasama dan menjaga keharmonisan dengan Pemkab Magelang. Karena tanpa dukungan legislatif (DPRD), eksekutif tidak akan bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik sesuai RPJMD (Rencana Pembanguan Jangka Menengah Daerah).
“Mari kita jadikan momen halal bi halal ini, sebagai momen untuk meningkatkan kerjasama dan menjaga keharmonisan hubungan yang sudah terjalin baik selama ini antara Pemkab dan jajaran DPRD Kabupaten Magelang,” kata Ustat Syukur Ahadi dalam tauziahnya diacara Halal bi halal yang diadakan anggota dan sekretariat DPRD Kabupaten Magelang, Rabu (13/7).
Pada bulan syawal ini, kata Syukur, adalah momen untuk meningkatkan hubungan silaturahmi dan persaudaraan antar umat manusia. Karena pada momen seperti ini, ada tradisi baik di Indonesia untuk saling maaf memaafkan. “Tradisi ini harus dijaga. Namun sejatinya, maaf memaafkan tidak hanya terjadi pada bulan syawal saja, namun harus setiap hari dilakukan,” pintanya. Â
Sebelumnya Wakil DPRD Kabupaten Magelang, Sunarno mewakili pimpinan dan anggota serta sekretarian DPRD setempat dalam kesempatan itu, meminta maaf kepada Bupati, Forkominda dan jajaran eksekutif bila selama ini telah membuat kesalahan-kesalahan. Terlepas dari itu, pihaknya minta kerjasama yang sudah terjalin baik dapat dijaga dan ditingkatkan lagi kedepan. “Baik buruk program pembangunan di kabupaten magelang, menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu, hal-hal yang tidak bagus harus ditinggalkan,” katanya.
Hal senada disampaikan Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP. “Kami menerima permintaan maaf ini, namun sebaliknya kami juga meminta maaf bila kami juga melakukan kesalahan-kesalahan. Momen hari ini, semoga semakin menyatukan visi dan misi kita untuk membangun kabupaten magelang ke arah lebih baik lagi,” ungkapnya**) Widodo Anwari/Humprot/Release