kekayaan budaya yang kita miliki serta
dengan jalinan seni yang kita rajut bersama yang dilandasi dengan rasa cinta
sesama, cinta Negara dan cinta Nusantara, maka tidak ada lagi sekat dan strata
sosial yang bisa membatasi jalinan persaudaraan di antara kita.
Dengan kemah budaya ini, saya mengharapkan
agar jalinan persaudaraan budaya yang telah dan terus kita rajut dengan indah
ini bisa semakin mekar, semakin berkembang dan semakin mewangi di bumi
Nusantara ini.
Lebih-lebih menjelang agenda pesta
demokrasi Pemilu tanggal 17 April 2019 yang sudah di ambang pintu karena
tinggal beberapa minggu lagi, maka saya mengajak untuk terus mengawal jalannya
Pemilu tersebut dengan dilandasi satu rasa, satu hati dan satu jiwa untuk
kebahagiaan dan kejayaan kita bangsa Indonesia.
Jangan ada rasa permusuhan dan jangan ada
kebencian di antara kita. Tetap kita kawal bersama keutuhan, kebulatan dan
kesatuan bangsa agar bangsa ini bisa terus jaya di tengah-tengah percaturan
dunia.
Terakhir, saya mengucapkan terima kasih yang
tak terhingga khususnya kepada Bapak Bambang Edi Supriyono yang telah memprakarsai
acara kemah budaya yang sangat meriah ini dan semoga acara ini benar-benar bisa
menjadi wadah bagi jalinan cinta kita untuk satu negeri, satu bangsa dan satu
NKRI.***) Widodo Anwari,S.Sos